KARANGASEM, RadarBali.id – Musibah kebakaran hebat menimpa bangunan Meru Tumpang Sembilan di Pura Pedharman Arya Gajah Para, Desa Besakih, akibat sambaran petir. Meski kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah, pihak pengurus memastikan proses pembangunan pura suci tersebut akan tetap berjalan.
Ketua Umum Pengurus Pratisentana Sira Arya Gajah Para, I Ketut Suadnyana, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi pasca-kejadian, diputuskan bahwa pembangunan harus tetap dilanjutkan.
Selain Meru Tumpang Sembilan yang mengalami kerusakan berat dengan kerugian mencapai Rp1,5 miliar, bangunan Pelinggih Seluang juga hangus terbakar dengan taksiran kerugian Rp150 juta.
“Untuk Meru Tumpang Sembilan yang terbakar, setelah dihitung total kerugiannya sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Suadnyana.
Meski menderita kerugian materiil yang besar, pihak pengempon pura merasa bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut. Diketahui, saat petir menyambar, terdapat puluhan pekerja yang sedang beraktivitas di bawah bangunan meru. “Tukang di sana sempat mengaku tangannya kesemutan setelah sambaran terjadi, namun beruntung semuanya selamat,” imbuhnya.
Sebagai langkah spiritual, pengempon pura akan menggelar upacara Guru Piduka di Pura Penataran Agung Besakih dan Pura Pedharman Arya Gajah Para pada Selasa (13/1). Sementara untuk proses pembersihan puing-puing bangunan di lokasi, pihak pengelola akan mengerahkan alat berat berupa crane.[*]
Editor : Hari Puspita