NUSA PENIDA, Radar Bali.id– Keheningan malam di Nusa Penida berubah mencekam saat hujan lebat memicu banjir dan longsor pada Rabu (21/1/2026) dini hari.
Akibatnya, pemukiman warga terendam air setinggi paha orang dewasa dan sejumlah pura dilaporkan rusak berat.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, bergerak cepat mengerahkan personel untuk mengevakuasi warga yang terjebak, termasuk lansia dan balita. "Kami fokus pada penyelamatan jiwa. Beberapa warga harus kami angkut dari genangan banjir di Desa Ped dan wilayah pesisir lainnya," tegasnya.
Bencana ini juga memakan kerugian materiil yang besar. Pura Ulun Danu Banjar Penida mengalami kerusakan paling fatal akibat hantaman material longsor dari bukit sekitar. Kerugian di satu titik ini saja ditaksir menyentuh angka Rp1 miliar.
Meskipun struktur tanah di pesisir yang berpasir rawan bergeser, warga dilaporkan sempat menyelamatkan diri sebelum bangunan mereka roboh.[*]
Editor : Hari Puspita