Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dumogi Amor ring Acintya, Tragedi di Instalasi SWRO Ceningan: Teknisi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa

Admin Radar Bali • Jumat, 23 Januari 2026 | 06:20 WIB
TRAGIS : Teknisi I Gede Agus Satria Bayu, meninggal saat memperbaiki  instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan. (Foto: Polsek Nusa Penida )
TRAGIS : Teknisi I Gede Agus Satria Bayu, meninggal saat memperbaiki instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan. (Foto: Polsek Nusa Penida )

 

NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Insiden maut menimpa seorang teknisi, I Gede Agus Satria Bayu,39, saat sedang bertugas di instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Kamis (22/1/2026).

Korban mengembuskan napas terakhir setelah tersengat aliran listrik saat melakukan pengecekan fungsi pompa air.

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 11.30 Wita. Usai memperbaiki pompa, korban membawanya ke luar ruangan untuk diuji coba.

Korban kemudian menghubungkan kabel ke sumber listrik guna memastikan kipas pompa berfungsi. Namun, karena kipas tidak kunjung berputar, korban mencoba memegang dan menggoyangkan badan pompa.

Seketika, korban berteriak histeris dan diduga kuat tersengat aliran listrik dari unit tersebut. Rekan kerja yang mendengar teriakan korban dengan sigap mencabut kabel, namun korban langsung ambruk dalam kondisi lemah. Nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan dirujuk dari Pustu Ceningan menuju East Medical.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, mengonfirmasi bahwa personel Polsubsektor Lembongan telah melakukan olah TKP. Atas persetujuan keluarga, jenazah korban telah dievakuasi melalui Pelabuhan Bias Munjul menuju Sanur untuk kemudian dititipkan di RSUD Klungkung.

"Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama saat menangani instalasi listrik dan peralatan bertekanan tinggi," tegas Kompol Kesuma Jaya.[*]

Editor : Hari Puspita
#korban meninggal #tersetrum listrik #teknisi #tersengat listrik #nusa penida