Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astaga! Hilang Dua Hari, Ibu Rumah Tangga Asal Gitgit Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Jurang Kedalaman 40 Meter

Francelino Junior • Jumat, 23 Januari 2026 | 07:44 WIB
TRAGIS : Jenazah Komang R dievakuasi dari dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis. Ia diduga bunuh diri.( Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)
TRAGIS : Jenazah Komang R dievakuasi dari dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis. Ia diduga bunuh diri.( Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)

 

SUKASADA, RadarBali.id – Pencarian selama dua hari terhadap Komang R,40, warga Desa Gitgit, berakhir dengan kabar duka.

Ibu rumah tangga tersebut ditemukan meninggal dunia di dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, pada Rabu (21/1/2026).

Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat ke dalam jurang sedalam 40 meter. Titik terang keberadaan korban mulai terungkap saat warga menemukan sepeda motor Honda Supra Fit dan sepasang sandal jepit milik korban tergeletak di sebuah jalan setapak dekat jurang.

Kronologi Penemuan

Temuan motor tersebut dilaporkan oleh warga setempat kepada keluarga korban. Setelah memastikan barang-barang tersebut milik Komang R, aparat desa bersama masyarakat dan pihak kepolisian segera melakukan penyisiran di area tebing yang terjal.

"Korban ditemukan pertama kali oleh saksi Nyoman Arta di dasar jurang Air Terjun Tukad Tangis. Posisi korban tertelungkup di atas tumpukan ranting bambu dengan pakaian lengkap," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, Kamis (22/1/2026).

Evakuasi dan Pemeriksaan Suami korban, Ketut S (53), yang turut serta dalam pencarian, mengevakuasi jenazah istrinya dari dasar jurang dengan bantuan warga sekitar. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk proses persemayaman.

Berdasarkan pemeriksaan medis dari Puskesmas Sukasada II, tidak ditemukan adanya luka lebam atau tanda kekerasan yang mencurigakan. Hanya ditemukan luka lecet ringan pada bagian pinggang, pantat, dan telapak kaki korban.

"Diduga kuat korban meninggal dunia karena bunuh diri. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi," tambah Iptu Yohana.[*]

 


Editor : Hari Puspita
#temuan jenazah #orang hilang #temuan mayat #buleleng