Korban terpaksa dievakuasi oleh Tim SAR setelah mengalami patah tulang pergelangan kaki akibat terpeleset pada Minggu (25/1/2026) siang sekitar pukul 12.30 Wita.
Insiden ini bermula saat korban tengah melakukan pendakian. Namun, di tengah perjalanan, ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Benturan keras tersebut mengakibatkan pergelangan kaki kanan bagian bawah korban patah, sehingga ia tidak mampu melanjutkan perjalanan maupun turun secara mandiri.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa proses evakuasi segera dilakukan setelah menerima laporan darurat. Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, menyatakan bahwa personel gabungan telah bergerak cepat untuk membawa korban turun demi mendapatkan perawatan medis.
"Kondisi korban saat ini sudah stabil dan telah mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Iptu Ratwijaya.[*]
Editor : Hari Puspita