TABANAN, Radar Bali.id – Cuaca ekstrem memicu insiden tragis di Pura Puseh Dasar Senganan, Kecamatan Penebel. Sebuah bangunan bale gong sepanjang 16 meter roboh rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang pada Jumat (23/1/2026) siang sekitar pukul 12.00 Wita.
Ironisnya, bangunan megah ini baru berumur satu tahun. Pembangunannya bersumber dari dana hibah Pemkab Badung tahun 2025 dengan total nilai Rp3,2 miliar. Bahkan, upacara melaspas baru saja dilaksanakan pada 12 Januari lalu.
Bendesa Adat Senganan, Nyoman Nasta, mengungkapkan bahwa selain faktor alam, diduga ada kendala teknis pada kekokohan struktur tiang (sake).
Baca Juga: Senderan Pura Ambruk Makan Korban, Warga Bitera Bimbang Nasib Proyek
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dengan korban jiwa nihil, dan dari pihak krama desa kini memasang patok siku dan tali pengaman pada bangunan lain di area pura agar tidak mengalami nasib serupa.
"Kami sudah melaporkan kejadian ini secara lisan dan akan bersurat resmi ke BPBD Tabanan serta DPRD pada Senin mendatang," tegas Nasta.[*]
Editor : Hari Puspita