TABANAN , RadarBali.id– Cuaca buruk yang melanda Gumi Makepung kembali memakan korban material. Setelah insiden robohnya bale gong di Penebel, kini giliran bangunan SDN 1 Tunjuk yang porak-poranda akibat tertimpa pohon kelapa, Sabtu (24/1/2026) tengah malam sekitar pukul 23.00 Wita.
Hantaman batang pohon kelapa yang besar membuat atap dan tembok ruang kelas hancur. Beruntung, saat kejadian sekolah dalam kondisi kosong sehingga tidak ada korban jiwa. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tabanan langsung diterjunkan ke lokasi pada Minggu pagi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
"Untuk sementara, bangunan kelas yang rusak dikosongkan total agar tidak membahayakan siswa saat proses pembelajaran," ujar Kalaksa BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri.
Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp 60 juta. Sebagai langkah preventif, petugas BPBD juga melakukan "perompesan" (pemangkasan) terhadap pohon-pohon besar di sekitar sekolah yang berisiko tumbang. Srinadha Giri pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif melaporkan atau memangkas mandiri pohon yang membahayakan di lingkungan masing-masing.[*]
Editor : Hari Puspita