SEMARAPURA, Radar Bali.id – Kepulan asap mengejutkan warga Desa Banjarangkan pada Senin (2/2/2026) pagi. Gudang kayu milik mendiang maestro lukis kenamaan, I Nyoman Gunarsa, dilaporkan ludes terbakar.
Meski tidak ada korban jiwa, penyebab munculnya api di gudang penyimpanan kayu nangka tersebut masih menjadi teka-teki.
Peristiwa ini pertama kali disadari oleh tetangga korban, Ngakan Putu Suardana,58, sekitar pukul 05.00 Wita. Ia melihat kobaran api sudah membesar dari arah gudang.
Khawatir api merembet ke pemukiman, Suardana bergegas mengecek lokasi, namun langkahnya terhenti karena pagar gudang dalam kondisi terkunci rapat. Ia pun segera menghubungi petugas keamanan setempat, I Wayan Mertajaya,48.
Tertolong Aksi Sigap Tim Damkar
Laporan resmi masuk ke pemadam kebakaran sekitar pukul 06.18 Wita. Dua armada Damkar Klungkung tiba di lokasi 12 menit kemudian dan langsung melakukan pengepungan api. Setelah 45 menit berjibaku dengan sisa-sisa material yang mudah terbakar, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
I Wayan Mertajaya menjelaskan bahwa sehari sebelum kejadian, ia dan istrinya baru saja membersihkan area tersebut. Ia memastikan tidak ada aktivitas pembakaran sampah maupun aliran listrik aktif di dalam gudang tua itu.
"Di dalam hanya ada gelondongan kayu nangka yang sudah lama tersimpan dan tidak terpakai," ungkapnya.
Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana, mengonfirmasi bahwa kerugian hanya bersifat material. "Tidak ada korban jiwa. Material yang terbakar adalah kayu-kayu tua yang sudah tidak terpakai di dalam gudang," jelasnya singkat.[*]
Editor : Hari Puspita