Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Jasad Ditemukan Mengapung saat Proses Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Begini Kejadiannya

Muhammad Basir • Selasa, 3 Februari 2026 | 06:10 WIB
KELILING PATROLI : Petugas dari Satpolairud Polres Jembrana saat patroli di tegah laut Selat Bali .(foto:Polairud)
KELILING PATROLI : Petugas dari Satpolairud Polres Jembrana saat patroli di tegah laut Selat Bali .(foto:Polairud)

 

NEGARA, RadarBali.id – Upaya pengangkatan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dari dasar Selat Bali mulai membuahkan hasil. Namun, di sisi lain  juga membawa kabar duka.

Dua jenazah yang diduga kuat merupakan korban yang selama ini terjebak di dalam kapal atau kendaraan, muncul ke permukaan saat proses evakuasi berlangsung, Minggu (1/2/2026).

Penemuan pertama terjadi pukul 07.15 Wita. Saat crane dari kapal BC Pioneer 88 sedang mengangkat bangkai truk kuning dari dasar laut, sesosok jasad tiba-tiba muncul dari kedalaman.

Jasad tersebut sempat terseret arus sejauh satu mil ke arah utara sebelum berhasil dievakuasi tim gabungan ke Pantai Cemara, Gilimanuk.

Identifikasi Masih Berjalan

Penemuan kedua menyusul pada pukul 14.25 Wita oleh seorang nelayan di sisi utara Pelabuhan LCM Gilimanuk.

"Mayat masih dititipkan dan belum diidentifikasi secara resmi. Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian," ujar Direktur RSU Negara, I Gusti Agung Putu Arisantha.

Patroli Diperketat

Kasatpolairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, menyatakan bahwa pihaknya kini mengintensifkan patroli di sepanjang pesisir dan perairan Selat Bali. Mengingat kapal mulai diangkat, ada potensi korban lain yang terjepit akan muncul ke permukaan.

"Kami berkoordinasi lintas instansi, termasuk dengan pihak Banyuwangi, dan mengimbau nelayan untuk segera melapor jika menemukan sesuatu di laut," tegas AKP Suparta, Senin (2/2).

Seperti diketahui, dari tragedi Juli 2025 KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada 2 Juli 2025 dalam perjalanan dari Ketapang menuju Gilimanuk. Kapal tersebut membawa 65 orang dan 22 unit kendaraan. Dengan penemuan terbaru ini, dari total 65 orang di manifes:

 

Editor : Hari Puspita
#temuan jenazah #kapal tenggelam #KM Tunu Pratama Jaya #pencarian korban