SINGARAJA, RadarBali.id – Gerbong mutasi besar-besaran resmi bergulir di lingkup Pemkab Buleleng. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama hasil restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lobi Kantor Bupati Buleleng, Jumat (6/2/2026) pagi.
Sebanyak 12 pejabat eselon II terkena pergeseran jabatan berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 800.1.3.3/180/II/BKPSDM. Restrukturisasi ini diwarnai penggabungan (merger) sejumlah dinas demi efisiensi birokrasi.
“Penggabungan dan pemekaran OPD ini adalah upaya agar pelaksanaan tugas lebih efektif dan tidak tumpang tindih. Semua sudah melalui sistem meritokrasi yang matang,” tegas Bupati Sutjidra.
Daftar Perubahan OPD Penting:
- Disbudpar: Penggabungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dipimpin I Nyoman Wisandika.
- PUPR-Perkim: Gabungan PUTR dan Perumahan Permukiman, dipimpin I Putu Adhipta Ekaputra.
- Disnakertrans ESDM: Dipimpin Putu Arimbawa.
- Dinas PMD & KB: Dipimpin Made Supartawan.
- Dinsos P3A: Dipimpin I Putu Kariaman Putra.
- Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan & Perikanan: Dipimpin Gede Melandrat.
- Pemekaran BPKPD: Menjadi Badan Keuangan & Aset (Made Pasda Gunawan) dan Bapenda (IB Perang Wibawa).
Tak hanya eselon II, Bupati juga melantik 57 pejabat administrator dan 118 pejabat pengawas. Sutjidra menekankan bahwa mutasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan organisasi untuk mempercepat pelayanan publik.[*]
Editor : Hari Puspita