Duh, Nekat Menerjang Ombak Demi Berenang, Bocah 11 Tahun ini Hilang Terseret Arus di Pantai Gumicik

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Minggu, 8 Februari 2026 | 23:33 WIB
GELAR PENCARIAN: Petugas gabungan dari BPBD dan Polair Polres menyisir loloan Pantai Gumicik.(Foto : BPBD Gianyar)
GELAR PENCARIAN: Petugas gabungan dari BPBD dan Polair Polres menyisir loloan Pantai Gumicik.(Foto : BPBD Gianyar)

GIANYAR, RadarBali.id – Keceriaan hari Minggu berubah menjadi duka di Pantai Gumicik, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun bernama Wah Juna dilaporkan hilang ditelan ombak saat sedang berenang bersama rekan-rekannya, Minggu sore (8/2/2026).

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 14.30 Wita. Korban yang merupakan warga asal Karangasem dan tinggal sementara di Ketewel ini datang ke area hilir sungai (loloan) bersama tiga temannya.

Meski sempat diperingatkan oleh rekannya mengenai kedalaman air, korban tetap nekat melompat ke tengah.

"Sudah diperingati, dia tetap saja berenang. Saya sempat tanya aman atau tidak, dia bilang aman-aman saja dan langsung loncat ke tengah," ungkap Angga (12), salah satu rekan korban yang merupakan siswa SMPN 4 Ketewel.

Nahas, tak lama setelah melompat, ombak besar tiba-tiba datang dan menggulung tubuh korban. Wah Juna diduga terseret arus kuat ke arah loloan dan tidak lagi muncul ke permukaan. Rekan-rekan korban yang panik segera meminta bantuan warga sekitar.

Merespons laporan tersebut, tim gabungan dari Balawista BPBD Gianyar dan Satuan Polair Polres Gianyar langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan tim masih bekerja keras di lapangan.

 "Semoga korban cepat ditemukan," harapnya singkat. Hingga Minggu petang, upaya pencarian masih terus berlangsung di sekitar titik hilangnya korban.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
terseret ombak korban tenggelam pantai gumicik gianyar pencarian