Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dewa Ratu! Asyik Mancing di Tengah Hujan, Satu Warga Klungkung Tewas Tersambar Petir di Danau Batur

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 9 Februari 2026 | 05:40 WIB
NAHAS PARA PEMANCING : Jenazah pemancing tersambar petir di Danau Batur. (Foto: Humas Polres Bangli)
NAHAS PARA PEMANCING : Jenazah pemancing tersambar petir di Danau Batur. (Foto: Humas Polres Bangli)

BANGLI , Radar Bali.id – Niat mencari ikan berakhir tragis bagi tiga pemancing asal Desa Nyanglan, Klungkung. I Wayan Rencana Yasa,37, tewas seketika setelah tersambar petir saat sedang memancing di tepi Danau Batur, Desa Batur Tengah, Kintamani, Minggu (8/2/2026) siang.

Kejadian bermula saat korban berangkat bersama dua rekannya, Wayan Wirawan,34, dan Ketut Bagiada,37, dari kediaman mereka sekitar pukul 09.00 Wita.

Mereka mulai memancing sekitar pukul 10.30 Wita. Namun, cuaca berubah ekstrem sekitar pukul 14.30 Wita dengan turunnya hujan deras yang disertai kilatan petir.

Satu sambaran petir yang sangat kuat mengenai ketiganya secara bersamaan. Yasa meninggal dunia di lokasi, sementara Wirawan dan Bagiada mengalami luka bakar serius.

"Dua korban luka dilarikan ke RSUD Bangli untuk penanganan medis. Sementara jenazah korban meninggal dunia dititipkan di RSUD Klungkung," ujar Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban Yasa mengalami luka bakar di area leher, kepala belakang, lengan, hingga kaki.

Sementara kedua rekannya mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.

Keluarga Yasa menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak otopsi.

Kepergian Yasa yang sehari-hari bekerja sebagai sopir pengantar barang ini meninggalkan duka mendalam bagi istri dan dua anaknya yang masih kecil.[*]

Editor : Hari Puspita
#musibah #sambaran petir #pemancing #Danau Batur #cuaca buruk