SUKAWATI, Radar Bali.id – Niat hati menikmati libur sekolah dengan berenang bersama teman sebaya, Wah Juna,11, justru pulang tinggal jenazahnya.
Bocah asal Karangasem yang tinggal di Ketewel ini menjadi korban ganasnya ombak Pantai Gumicik pada Minggu sore.
Angga,12, salah satu rekan korban, menceritakan detik-detik mencekam sebelum sahabatnya hilang ditelan ombak.
"Saya sudah peringatkan, tapi dia bilang 'aman-aman' dan langsung loncat ke tengah," kenang Angga dengan nada panik. Kegembiraan seketika berubah menjadi histeris saat ombak besar menyeret Wah Juna ke arah loloan.
Setelah pencarian yang menegangkan oleh petugas gabungan, jasad korban akhirnya ditemukan tersangkut di antara rumpun bambu di area muara sungai. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi warga untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan arus pantai yang tidak menentu.[*]
Editor : Hari Puspita