JEMBRANA, Radar Bali.id – Jalur maut Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), kembali menunjukkan kegarangannya.
Dalam dua hari berturut-turut, dua bus pariwisata mengalami kecelakaan di wilayah Lingkungan Penginuman, Gilimanuk.
Kecelakaan terbaru menimpa bus pariwisata bernomor polisi B 7079 VGA pada Senin (9/2/2026) dini hari pukul 01.30 Wita. Niat sopir bernama Hendri Setya Budi,40, untuk menghindari bahaya justru berujung petaka.
Saat melaju menuju Pelabuhan Gilimanuk, sebuah pohon tiba-tiba tumbang melintang di tengah jalan.
"Sopir berusaha menghindar agar tidak menabrak pohon tumbang tersebut, namun bus justru terperosok ke bahu jalan dan menghantam pohon perindang lainnya," jelas Kanitlantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel. Akibatnya, bagian depan bus hancur dan kaca jendela kiri pecah total. Beruntung, sopir dan kondektur selamat tanpa luka serius.
Sehari sebelumnya, Minggu (8/2/2026) sore, kecelakaan juga terjadi di timur Monumen Lintas Laut. Bus pariwisata DK 9103 C bersenggolan dengan sebuah pikap DK 8937 WE saat keduanya searah menuju Denpasar.
Bus yang mencoba mendahului justru menyerempet bak pikap hingga akhirnya bus terperosok ke bahu jalan kanan.
Meski proses evakuasi memicu kemacetan hingga pukul 21.00 Wita, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.[*]
Editor : Hari Puspita