NEGARA, Radar Bali.id– Atap Gedong Pura Pungut Sari di Banjar Tengah, Desa Yehkuning, nyaris ludes terbakar pada Minggu (8/2/2026) sore. Insiden ini diduga dipicu oleh sisa bara api pembakaran sampah yang merembet ke bangunan suci tersebut.
Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.30 Wita oleh saksi I Made Ardiana,51,. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, api diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan oleh pemangku pura setempat yang membakar sampah pada siang hari.
Meski sempat dianggap padam, sisa bara yang tertiup angin diduga kembali menyala dan menyambar atap gedung yang mudah terbakar.
Kasatpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, menyatakan pihaknya mengerahkan tiga unit armada pemadam ke lokasi.
"Saat petugas tiba, warga dan anggota damkar yang ada di lokasi sudah mulai memadamkan api dengan air sumur pura. Kami kemudian melakukan pendinginan total untuk memastikan api benar-benar mati," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil besar dalam kejadian ini, namun warga diimbau untuk ekstra waspada saat membakar sampah di lingkungan padat atau dekat bangunan suci, terutama saat angin kencang.[*]
Editor : Hari Puspita