Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh, Tabrakan Bus DeBe Trans vs M Trans di Jalur Tengkorak Gumbrih, Denpasar-Gilimanuk Sempat Macet Total

Muhammad Basir • Selasa, 10 Februari 2026 | 19:19 WIB
ilustrasi tabrakan bus di Jembrana. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi tabrakan bus di Jembrana. (gambar digital gemini/radar bali)

JEMBRANA, Radar Bali.id  – Kecelakaan hebat yang melibatkan dua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terjadi di "jalur tengkorak" Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, pada Senin (9/2/2026) malam. Insiden "adu banteng" ini melibatkan bus M Trans dan DeBe Trans di tengah guyuran hujan lebat.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat bus M Trans bernopol N 7210 UJ yang dikemudikan Risky Setiawan,28, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi yang merupakan tikungan landai, pandangan pengemudi terbatas akibat cuaca ekstrem.

Secara mengejutkan, dari arah berlawanan muncul bus DeBe Trans bernopol BA 7032 PU yang dikemudikan Kamto Susilo,34.

"Bus dari arah barat (Gilimanuk) melaju kencang dan mengambil haluan terlalu ke kanan saat menikung, sehingga tabrakan tidak terhindarkan," ungkap Kompol Suarmadi.

Bagian Depan Ringsek, Sopir dan Penumpang Terluka 

Kerasnya benturan membuat kedua bus ringsek. Sopir M Trans, Risky Setiawan, mengalami luka di kepala dan punggung, sementara seorang penumpangnya, Peni Astriawati ,62, menderita patah tulang tangan kiri.

Keduanya langsung dilarikan ke RSU Negara. Sementara itu, satu penumpang DeBe Trans, Aris Sugara,46, mengalami luka di dagu namun telah diperbolehkan pulang.

Akibat posisi bus DeBe Trans yang melintang di tengah jalan, kemacetan panjang sempat terjadi. Kasatlantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menyebutkan bahwa arus lalu lintas sempat diberlakukan sistem buka-tutup selama proses evakuasi.

Jalur nasional tersebut baru kembali normal pada pukul 23.30 WITA setelah kendaraan berhasil diderek.[*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #kecelakaan #tabrakan bus #denpasar gilimanuk