BULELENG, RadarBali.id – Nasib malang menimpa Komang Febrianto,42, warga Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu.
Rumah miliknya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (10/2/2025) dini hari sekitar pukul 01.20 Wita. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh api dupa yang lupa dimatikan usai bersembahyang.
Insiden ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Ketut Nonok Redyanto,49. Saat hendak keluar rumah, ia dikejutkan dengan kobaran api yang sudah membesar dari kediaman Febrianto.
Sontak, ia membangunkan pemilik rumah dan meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban sempat bersembahyang di pelangkiran dalam rumah. "Kemungkinan korban lupa mematikan dupa, lalu api jatuh ke tempat tidur dan merembet," ungkapnya.
Satu armada pemadam dari Pos Seririt dikerahkan untuk menjinakkan api. Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu 1,5 jam, seluruh isi rumah termasuk barang elektronik (kulkas, TV, mesin cuci) hingga dokumen penting seperti ijazah dan BPKB ludes terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Walau mengalami kerugian besar, Febrianto memilih tidak melaporkan kejadian ini secara resmi dan menganggapnya sebagai musibah.[*]
Editor : Hari Puspita