Setelah upaya pencarian yang melelahkan selama hampir dua hari, I Wayan Buda ,53, warga Desa Suter, Kintamani, akhirnya ditemukan pada Sabtu (14/2/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor setinggi 90 meter.
TRAGEDI itu bermula pada Jumat (13/2/2026) sore saat korban sedang menuntaskan pekerjaannya, mengikat bambu di dasar tebing Tukad Suter Kayuan Kuyang.
Tanpa peringatan, tebing di sisi barat runtuh secara tiba-tiba dalam waktu cepat. Tak pelak, kejadian ini mengubur korban serta pondok darurat tempatnya beristirahat.
"Medan yang curam, tanah yang labil, ditambah faktor cuaca membuat pencarian manual pada hari pertama sangat berisiko, sehingga dilanjutkan hari ini," ungkap Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya.
Operasi SAR pada hari kedua melibatkan tim gabungan dari BPBD Bangli, Polri, hingga dua ekor anjing pelacak (K-9) milik Polda Bali. Kasi Kedaruratan BPBD Bangli, Agus Sutapa, menjelaskan bahwa proses evakuasi diawali dengan ritual niskala sebelum alat berat ekskavator tiba di lokasi melalui jalur yang terjal dan sempit.
"Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, tertimbun material sedalam 4 meter di dekat sepeda motornya. Posisinya bergeser sekitar 10 meter dari lokasi awal korban bekerja," jelas Agus Sutapa.
Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan proses pemulasaran jenazah akan menunggu kepulangan kedua anak korban yang saat ini berada di luar negeri.[*]
Editor : Hari Puspita