Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Hujan Deras, Pondasi Tergerus Sungai, Pasutri di Karangasem Selamat Usai Tertimbun Rumah Ambruk

Zulfika Rahman • Senin, 16 Februari 2026 | 22:19 WIB
AMBRUK : Rumah pasutri di Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, yang ambruk akibat pondasi tergerus sungai. ( Foto ist : BPBD Karangasem)
AMBRUK : Rumah pasutri di Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, yang ambruk akibat pondasi tergerus sungai. ( Foto ist : BPBD Karangasem)

 

AMLAPURA, Radar Bali.id– Nasib nahas menimpa pasangan suami istri, Tomi Agus Pratama,28, dan Novi Nurianti,29.

Rumah mereka yang berlokasi di Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, ambruk seketika akibat pondasi yang tergerus aliran sungai setelah diguyur hujan deras, Minggu (15/2/2026) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

Pondasi bangunan berukuran 11x7 meter itu diduga tak kuat menahan derasnya aliran sungai yang meluap tepat di samping rumah. Akibatnya, bangunan roboh dan menimbun pasutri tersebut saat keduanya tengah tertidur pulas.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengonfirmasi bahwa kedua korban sempat terjebak di bawah reruntuhan. "Novi berhasil keluar sendiri dari timbunan, sementara sang suami berhasil dievakuasi oleh warga sekitar yang mendengar suara gemuruh," ujar Arimbawa, Senin (16/2/2026).

Meski selamat dari maut, keduanya mengalami luka-luka di bagian kepala, punggung, tangan, dan kaki, sehingga harus dilarikan ke RSUD Karangasem. Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp400 juta. BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan memberikan bantuan darurat untuk meringankan beban korban.[*]

Editor : Hari Puspita
#bencana alam #rumah ambruk #cuaca ekstrem #longsor