Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Misteri Sampan Barokah di Sembulungan, Nelayan Nahas Ini Ditemukan Tak Bernyawa

Muhammad Basir • Senin, 23 Februari 2026 | 06:10 WIB

EVAKUASI JENAZAH : Petugas bersama warga melakukan  evakuasi mayat yang ditemukan nelayan. (Polairud Jembrana)
EVAKUASI JENAZAH : Petugas bersama warga melakukan evakuasi mayat yang ditemukan nelayan. (Polairud Jembrana)

 

JEMBRANA , RadarBali.id– Kesunyian di perairan Sembulungan, Alas Purwo, berubah menjadi duka pada Minggu (22/2/2026) dini hari.

Sebuah pemandangan ganjil tertangkap mata kru perahu penangkap ikan Bintang Anugerah yang hendak bersandar ke dermaga.

Mereka melihat sampan bernama "Barokah" terombang-ambing dan berputar-putar di tengah laut tanpa ada seorang pun di atasnya.

Kecurigaan kru kapal berbuah pahit. Saat didekati, sosok pria tua ditemukan sudah tidak bernyawa, mengapung di samping sampan miliknya.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Bangkai KM Putri Sakinah dan Jenazah Diduga Putra Fernando Martin

Jasad pria yang diketahui bernama Sunarto,69, itu kemudian dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Pengambengan sebelum akhirnya dilarikan ke kamar jenazah RSU Negara.

Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengonfirmasi bahwa korban merupakan nelayan asal Desa Pecemengan, Banyuwangi. Meski identitas sudah dikantongi, polisi belum bisa memastikan apakah korban jatuh akibat kecelakaan laut atau faktor kesehatan mengingat usia korban yang sudah lanjut.

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang Subuh Hari, Dua Perahu Nelayan di Desa Cupel Tenggelam

Kini, sampan Barokah telah diamankan di pelabuhan, sementara kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lengkap untuk menutup tabir penyebab kematian sang nelayan senior tersebut.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#jembrana #nelayan hilang #perahu nelayan #temuan mayat