GILIMANUK, RadarBali.id– Menjelang Lebaran, dalam suasana Ramadan, juga menjelang Nyepi, aparat Kelurahan Gilimanuk menggelar inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di sejumlah rumah kos dan tempat hiburan malam.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah yang menjadi pintu gerbang utama Pulau Bali.
Dipimpin langsung oleh Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Linmas, hingga Pecalang Desa Adat menyisir lingkungan Asri, Arum, dan Asih.
Hasilnya, petugas menjaring 18 penduduk non-permanen yang belum melengkapi administrasi kependudukan.
Aturan Ketat Operasional Kafe
Selain menyasar penduduk pendatang, petugas juga mendatangi kafe-kafe di Lingkungan Jineng Agung. Dalam pembinaan tersebut, pihak kelurahan mengeluarkan instruksi tegas terkait jam operasional selama Ramadan.
"Kami tekankan operasional kafe hanya diizinkan hingga pukul 02.00 Wita. Seluruh pemilik dan karyawan wajib menjaga ketertiban umum. Jika melanggar, kami tidak segan untuk melakukan penindakan langsung," tegas Lurah Tony.[*]
Editor : Hari Puspita