Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Angin Putting Beliung Terjang Buleleng, Atap Rumah Warga di Dua Desa Ini Porak-Poranda

Francelino Junior • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:56 WIB

Ilustrasi angin putting beliung menimpa Desa Sinabun, Kecamatan Sawan dan Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.(gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi angin putting beliung menimpa Desa Sinabun, Kecamatan Sawan dan Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.(gambar digital gemini/radar bali)

 

SINGARAJA, RadarBali.id– Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung  melanda wilayah Kabupaten Buleleng pada Selasa (24/2/2026) malam.

Tak pelak, peristiwa ini mengakibatkan kerusakan bangunan di dua lokasi berbeda. Meski tidak ada korban jiwa, total kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa pertama terjadi di Desa Sinabun, Kecamatan Sawan sekitar pukul 20.00 Wita. Rumah milik Wayan Darsana,53,  mengalami kerusakan pada bagian dapur dan tembok.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Angin Puting Beliung Terjang Nusa Penida, Empat Rumah Rusak Berat

“Kategori kerusakannya ringan dengan taksiran kerugian Rp5 juta. Bantuan logistik sudah kami salurkan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Hujan, Angin Puting Beliung, Atap Rumah Warga Mendoyo Amblas

Dampak lebih parah terjadi di Desa Panji, Kecamatan Sukasada sekitar pukul 23.00 Wita. Rumah milik Gusti Ayu Dita Wiandari,31, diterjang angin puting beliung yang menyebabkan atap baja ringan dan spandek lantai dua ambruk.

Material bangunan tersebut menimpa kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi di lantai bawah.

“Untuk di Desa Panji, kategorinya rusak berat dengan kerugian mencapai Rp50 juta,” tambah Suyasa.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#angin puting beliung #bencana alam #atap rumah rusak #buleleng