Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Petaka Dupa Sisa Sembahyang, Rumah Warga Jembrana Ini Ludes Terbakar Bersama Perhiasan dan Uang Tunai

Muhammad Basir • Kamis, 5 Maret 2026 | 07:26 WIB

TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. ( Foto Satpol PP Jembrana)
TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. ( Foto Satpol PP Jembrana)

NEGARA, RadarBali.id – Nasib malang menimpa I Putu Suparta ,48, warga Banjar Munduk Tumpeng Kelod, Desa Berangbang. Rumahnya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (3/3/2026) lalu. Kebakaran hebat ini diduga kuat dipicu oleh dupa yang masih menyala seusai ritual sembahyang.

Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengungkapkan bahwa api dengan cepat merambat ke bangunan berukuran 7 x 5 meter tersebut. "Rumah yang terdiri dari tiga kamar tidur dan satu ruang tamu itu ludes terbakar," ujar Eko.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat istri pemilik rumah, Ketut Semiasih,46, selesai bersembahyang di pelangkiran kamar. Ia kemudian beranjak ke area merajan untuk melanjutkan ibadah bersama suaminya. Tak berselang lama, tetangga korban dikejutkan oleh kepulan asap hitam pekat dari rumah korban.

"Saat dicek, api sudah membesar. Teriakan warga membuat pemilik rumah yang sedang beribadah terperanjat," tambah Eko.

Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Regu I Damkar Jembrana yang tiba 10 menit setelah laporan masuk segera melokalisir api menggunakan 8.500 liter air. Meski pemadaman tuntas dalam waktu 30 menit, sebagian besar harta benda korban tidak terselamatkan.

Selain bangunan rumah, barang berharga seperti peralatan elektronik, uang tunai Rp10 juta, perhiasan emas, serta dokumen-dokumen penting ikut hangus. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp115 juta.

"Dugaan sementara api berasal dari sisa dupa sembahyang. Namun, untuk kepastian penyebabnya masih dalam penyelidikan kepolisian," pungkas Eko.[*]

Editor : Hari Puspita
#rumah terbakar #jembrana #kebakaran #api dupa