AMLAPURA, Radar Bali.id– Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Karangasem pada Kamis (5/3/2026) mengakibatkan satu bangunan publik roboh.
Bale Patus (Bale Seka Enam) milik pengempon Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, dilaporkan ambruk hingga rata dengan tanah.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa bangunan berukuran 3x6 meter tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan struktur utama.
"Kerusakan terjadi akibat terjangan angin kencang yang sangat kuat di wilayah tersebut. Bagian atap jebol dan bangunan tidak kuat menahan beban angin," ungkap Arimbawa.
Tim TRC BPBD Karangasem telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Berdasarkan pendataan sementara, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp75 juta. Beruntung, saat kejadian tidak ada warga yang beraktivitas di bawah bangunan tersebut sehingga korban jiwa nihil.
Atas kejadian ini, Arimbawa mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kekuatan struktur bangunan tua atau keberadaan pohon besar di sekitar permukiman.
"Saat angin kencang, sebaiknya hindari berteduh atau beraktivitas di bawah bangunan yang sudah berumur guna menghindari risiko fatal," tuturnya.[*]
Editor : Hari Puspita