JEMBRANA, Radar Bali.id – Gelombang arus mudik keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan drastis pada Jumat (13/3/2026).
Ribuan pemudik, khususnya pengguna kendaraan pribadi, harus ekstra sabar lantaran terjebak antrean panjang hingga lebih dari lima jam untuk bisa naik ke kapal.
Wawan, seorang pemudik tujuan Banyuwangi, mengaku sudah terjebak antrean sejak pukul 04.00 Wita namun hingga siang hari belum juga menyeberang. Kondisi serupa dialami Nanang, pemudik asal Jember yang tertahan enam jam di areal parkir pelabuhan.
Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat seiring dimulainya libur sekolah dan pekerja informal.
"Data menunjukkan lebih dari 10.000 kendaraan telah keluar Bali dalam 24 jam terakhir. Puncak arus mudik sendiri diprediksi jatuh pada Minggu (15/3/2026) dan Senin (16/3/2026) mendatang," ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian mulai mengalihkan arus kendaraan kecil dan motor melalui parkir Kargo Gilimanuk dan menyusuri jalur pemukiman warga menuju pelabuhan. Pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kemacetan parah serta penutupan operasional saat Hari Raya Nyepi.[*]
Editor : Hari Puspita