AMLAPURA, Radar Bali.id - Kelalaian kecil kembali berujung petaka. Satu unit rumah semi permanen milik warga bernama Suyasa di Banjar Sekar Gunung Kelod, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, nyaris ludes terbakar pada Minggu siang (29/3/2026).
Insiden ini dipicu oleh pemilik rumah yang lupa mematikan bara api dari sisa pembakaran sampah.
Baca Juga: Lupa Mematikan Kompor Saat Sembahyang, Dapur Warga Panjer Hangus Terbakar
Perbekel Desa Bukit, I Gusti Ngurah Widnyana, menuturkan bahwa peristiwa kebakaran tersebut pertama kali disadari oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal membubung tinggi dari rumah korban.
”Ada warga yang berteriak kebakaran, sehingga warga lainnya langsung berhamburan datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya,” ujar Widnyana saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Pohsanten, Kerugian Capai Rp100 Juta
Mengingat bangunan tersebut merupakan rumah semi permanen dengan konstruksi bagian atas berbahan bambu yang mudah terbakar, si jago merah dengan cepat berkobar hebat. Kobaran api yang kian membesar sempat membuat warga panik karena khawatir merambat ke bangunan rumah lainnya yang berdekatan.
Melihat situasi yang mulai tidak terkendali, Widnyana bergegas menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem.
”Begitu pihak pemadam kebakaran tiba di lokasi, mereka langsung melakukan lokalisir area dan memadamkan api sepenuhnya,” jelasnya.
Widnyana menambahkan, pemicu utama kebakaran murni akibat kelalaian pemilik yang meninggalkan rumah dalam kondisi kosong tanpa mengecek kembali sisa pembakaran sampah di sekitar area rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan pemilik rumah hanya mengalami kerugian materiil yang hingga kini nilainya masih dalam proses pendataan.[*]
Editor : Hari Puspita