Modus Baru, Driver Ojol di Denpasar Tipu Penumpang dan Bawa Kabur HP

I Wayan Widyantara • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 08:10 WIB
MODUS BARU: Operator ojol tengah membuka aplikasi milik korban dengan dalih membanti pembayaran via digital. Namun berakhir kecolongan.
MODUS BARU: Operator ojol tengah membuka aplikasi milik korban dengan dalih membanti pembayaran via digital. Namun berakhir kecolongan.

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Aksi kriminal yang melibatkan driver ojek online (ojol) kembali terjadi di wilayah Denpasar.

Seorang pengemudi ojol diduga membawa kabur telepon genggam milik penumpangnya dengan modus berpura-pura tidak memiliki uang kembalian. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pulau Galang Nomor 76, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Insiden ini menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) milik warga beredar luas di berbagai platform media sosial. 

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga sebagai driver ojol membawa kabur sebuah ponsel milik penumpangnya.

Korban diketahui bernama Rika Gunawan, 51, seorang ibu rumah tangga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya memesan layanan ojek online melalui aplikasi Maxim dari kawasan Monang-Maning, Denpasar Barat, menuju lokasi tujuan di tempat kejadian perkara (TKP).

Tak lama setelah pemesanan, pelaku datang menjemput korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna biru.

Saat itu, pelaku mengenakan atribut ojol berupa rompi, dipadukan dengan baju lengan panjang warna krem, celana panjang abu-abu, serta masker hitam.

Pelaku kemudian mengantar korban hingga tiba di lokasi tujuan. Setibanya di TKP, korban membayar ongkos perjalanan menggunakan uang tunai dalam nominal besar. Namun, pelaku mengaku tidak memiliki uang kembalian.

Korban sempat berniat mencari uang pecahan untuk mempermudah transaksi. Namun, pelaku menawarkan solusi dengan menyarankan pembayaran dilakukan melalui aplikasi. Untuk itu, pelaku meminta ponsel milik korban dengan alasan membantu proses pembayaran secara digital.***

 

Tanpa menaruh curiga, korban menyerahkan ponselnya. Namun, pelaku justru memanfaatkan kelengahan tersebut dengan langsung melarikan diri membawa ponsel korban ke arah barat.

”Pelaku ojol membawa lari HP korban. Korban sempat berteriak meminta tolong, namun pelaku berhasil melarikan diri,” ujar sumber dari kepolisian, Rabu (1/4/2026).

Ponsel yang dibawa kabur diketahui merupakan merek Infinix berwarna titanium silver.

Menindaklanjuti kejadian yang viral tersebut, aparat dari Polsek Denpasar Barat telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Polisi melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) serta berkoordinasi dengan warga sekitar guna mengamankan rekaman CCTV yang dapat membantu proses identifikasi pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian dan belum berhasil diamankan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami laporan tersebut. ”Saya cek dulu,” ujarnya singkat.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat menggunakan layanan transportasi online, terutama dalam melakukan transaksi pembayaran, serta tidak mudah menyerahkan barang pribadi kepada pihak yang belum sepenuhnya dikenal.***

 

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
bawa kabur hp pelanggan pengemudi ojol driver ojek online