Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dramatis, Katir Jukung Patah di Tengah Laut, Nelayan Jembrana Ini Bisa Selamat Usai Berjam-jam Memeluk Tutup Styrofoam

Muhammad Basir • Jumat, 3 April 2026 | 08:50 WIB
LOLOS DARI MAUT : Suharman (dua dari kanan) nelayan yang diselamatkan nelayan lain setelah jukung tenggelam. (Foto Polsek Pekutatan)
LOLOS DARI MAUT : Suharman (dua dari kanan) nelayan yang diselamatkan nelayan lain setelah jukung tenggelam. (Foto Polsek Pekutatan)

 Sebuah keajaiban di tengah laut menimpa seorang nelayan asal Kabupaten Jembrana. Suharman,47, warga Banjar Munduk, Desa Air Kuning, nyaris kehilangan nyawanya setelah jukung yang digunakannya melaut dihantam kerusakan parah dan tenggelam di tengah gulita perairan Yeh Sumbul pada Rabu (1/4/2026) malam.

KEAJAIBAN  itu masih ada. Meski perahunya karam, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh sesama rekan nelayan setelah berjuang bertahan hidup selama berjam-jam di tengah laut lepas.

Baca Juga: Sempat Hilang di Nusa Penida, Nelayan Sanur Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Senggigi Lombok

Berikut adalah rangkuman kronologi peristiwa mencekam yang menimpa Suharman:

Korban kemudian dilarikan menuju Pantai Pangkung Jukung, Pekutatan untuk mendapatkan pertolongan pertama dari warga sekitar. Setelah kondisinya dipastikan stabil, pada pukul 22.35 Wita, korban akhirnya dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa pulang.

Kapolsek Pekutatan, I Putu Suarmadi, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan laut ini.

"Meskipun korban selamat, jukung miliknya dilaporkan tenggelam ke dasar laut dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh petugas gabungan. Kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar dua puluh juta rupiah," pungkas Kapolsek Putu Suarmadi.[*]

Editor : Hari Puspita
#musibah #nelayan #jembrana #kecelakaan kerja