SINGARAJA, Radar Bali.id - Peristiwa penusukan terjadi di wilayah Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Insiden yang melibatkan kakak dan adik itu, kini diselesaikan dengan perdamaian.
Korban diketahui bernama Abdul Hadi, 37, sementara pelaku adalah Radian M. Wijaya, 37. Peristiwa ini dilaporkan dengan nomor LP/B/1/III/2026/SPKT/Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang/Polres Buleleng/Polda Bali, tertanggal 31 Maret 2026.
Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Ogoh-ogoh di Temukus Berakhir Damai lewat Restorative Justice
”Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui restorative justice (RJ). Kedua belah pihak sepakat damai dan telah membuat surat pernyataan yang juga diketahui oleh Perbekel Celukan Bawang,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Minggu (5/4/2026).
RJ difasilitasi Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang. Kesepakatan itu juga dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang diketahui oleh Perbekel Celukan Bawang, Muhajir.
Saat ini, tinggal melengkapi administrasi sebagai bagian dari proses akhir.
Katanya, pendekatan RJ dinilai tepat dalam kasus ini, mengingat hubungan kekeluargaan yang erat antara kedua belah pihak. Selain menyelesaikan konflik, langkah ini juga bertujuan memulihkan hubungan serta menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat.
Diketahui, peristiwa ini bermula saat korban Hadi mencari selang kompor gas miliknya. Ia sempat menanyakan kepada ibunya, kemudian kembali ke rumah dan mencari di sekitar rombong bekas jualannya. Namun, tetap tidak ditemukan selang tersebut.
Tak lama, datang Radian dan meminta korban mengembalikan posisi rombong tersebut. Ternyata, permintaan itu memicu adu mulut, karena korban menuntut kejelasan terkait selang kompor yang hilang. Lantaran emosi, Hadi sempat menendang kompor di sana.
”Pelaku lalu pergi, tetapi kembali lagi dengan membawa sebilah pisau. Korban dicekik dengan tangan kiri dan tangan kanan mencoba menusuk ke arah perut,” lanjut Iptu Yohana.
Hadi sempat menahan dan mengarahkan tangan Radian untuk mencegah penusukan. Namun setelah pegangan terlepas, pelaku kembali melakukan serangan hingga mengenai perut korban. Akibatnya, ada luka sayatan pada bagian perut sebelah kiri adik iparnya itu.
Insiden itu berhasil dilerai oleh warga yang datang ke lokasi. Korban kemudian dibawa oleh keluarganya, untuk mendapatkan perawatan medis pada bidan di Desa Celukan Bawang. [*]
Editor : Hari Puspita