Jalan Desa Tertutup Longsor, 27 KK di Gitgit Buleleng Terisolasi

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 02:05 WIB
LUMPUR LUMPUHKAN JALAN : Musibah longsor di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Buleleng. (foto: BPBD Buleleng)
LUMPUR LUMPUHKAN JALAN : Musibah longsor di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Buleleng. (foto: BPBD Buleleng)

 SINGARAJA, Radar Bali.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Buleleng pada Rabu (8/4/2026) sore memicu longsor hebat di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Buleleng,

Desa Gitgit. Akibatnya, akses jalan rabat beton tertutup total dan menyebabkan 27 Kepala Keluarga (KK) kini dalam kondisi terisolasi.

Baca Juga: Hujan Deras Terjang Busungbiu: Dua Rumah Warga Desa Subuk Dihantam Longsor

Longsoran berasal dari tebing setinggi 70 meter dengan kemiringan ekstrem 45 derajat. Material yang tumpah ke jalan tidak hanya berupa tanah, tetapi juga menyeret pohon, bangunan bale bengong, kolam ikan, hingga pelinggih milik warga setempat.

Baca Juga: Awas! Karangasem Dalam Ancaman Tanah Longsor hingga Pohon Tumbang Satu Gedung Sekolah Rusak Parah

"Anak-anak tidak bisa sekolah dan aktivitas ekonomi warga lumpuh total karena alat berat tidak bisa masuk ke lokasi. Pembersihan harus dilakukan secara manual," ujar Perbekel Desa Gitgit, I Putu Arcana, Kamis (9/4/2026).

Hingga Kamis siang, upaya pembersihan oleh tim gabungan dari BPBD Buleleng, TNI/Polri, dan warga baru mencapai 60 persen. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, menyebutkan bahwa  kondisi tanah yang labil dan jenuh air menjadi penyebab utama bencana ini.

Petugas masih berupaya menembus timbunan material setebal 1,5 meter agar akses warga kembali normal.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
hujan deras bencana alam tanah longsor cuaca ekstrem bpbd