DENPASAR, Radar Bali.id – Kawasan jalur hijau hutan mangrove di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Pedungan, mendadak gempar pada Jumat (10/4/2026) dini hari.
Dua jenazah pria ditemukan tergeletak dalam kondisi mengenaskan di tengah rimbunnya vegetasi bakau, memicu dugaan aksi penganiayaan sadis.
Kedua korban ditemukan warga dan pengguna jalan sekitar pukul 04.30 Wita. Saat ditemukan, posisi keduanya berada dalam jarak berdekatan di atas tanah berlumpur. Satu korban masih mengenakan pakaian lengkap, sementara satu lainnya ditemukan tanpa busana atasan.
Baca Juga: Lagi, Nelayan Jembrana Temukan Jenazah Penumpang Kapal KMP Tunu Pratama Jaya, Total Temuan 44 Orang
Kondisi fisik kedua jenazah sangat memprihatinkan. Selain tanda-tanda kekerasan fisik, terdapat luka bakar yang diduga sengaja dilakukan oleh pelaku.
Dugaan Pesta Miras
Berdasarkan informasi dari sumber kepolisian di lapangan, insiden ini diduga bermula dari aktivitas menenggak minuman keras (miras).
"Awalnya ada tiga orang yang minum bersama di area pelabuhan. Karena kehabisan, mereka sempat mencari tambahan minuman. Namun saat dini hari, dua orang ditemukan meninggal dunia," ungkap sumber tersebut.
Hingga saat ini, polisi dikabarkan telah mengamankan satu orang rekan korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mengungkap kronologi pasti kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra, mengonfirmasi bahwa tim gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Analisis awal, ini merupakan penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. Para korban diduga dianiaya terlebih dahulu sebelum tewas," ujar Kompol Agus di lokasi kejadian.
Terkait luka bakar yang ditemukan, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi resmi. "Kami belum bisa memastikan tingkat keparahan luka bakar tersebut, masih menunggu keterangan medis dari dokter," tambahnya.[*]
Editor : Hari Puspita