GIANYAR, Radar Bali.id — Suasana di simpang empat Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Ubud, mendadak mencekam pada Rabu (15/4/2026) sore.
Sebuah ledakan keras yang diikuti padamnya aliran listrik menjadi pertanda petaka bagi Kariyadi,45, seorang pekerja reklame asal Malang, Jawa Timur.
Kariyadi tersengat listrik tegangan tinggi saat sedang mengelas rangka neon box sebuah supermarket.
Saksi mata di lokasi menyebutkan, korban seketika tak berdaya dan terlihat tergantung di antara tiang penyangga dan kabel listrik yang melintang.
"Korban sedang mengelas rangka besi papan nama yang posisinya sangat dekat dengan kabel tegangan tinggi," ujar Kapolsek Ubud, Kompol Wayan Putra Antara, Kamis (16/4/2026).
Rekan-rekan korban yang panik segera melakukan evakuasi darurat. Kariyadi sempat dilarikan ke RS Windu Husada Mambal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) Denpasar pada tengah malam karena kondisinya yang kritis.
Tim medis menyatakan korban menderita luka bakar serius mencapai 65 persen yang tersebar di area kepala, tangan, dan bahu kiri.
Mirisnya, kecelakaan ini diduga kuat akibat kelalaian. Polisi menyebut korban sebenarnya sudah diingatkan oleh rekan kerjanya mengenai risiko kabel listrik di lokasi tersebut. Namun, korban merasa yakin situasi aman.
Selain itu, korban diketahui bekerja tanpa menggunakan perangkat keselamatan (APD) seperti helm dan tidak berkoordinasi dengan pihak PLN.[*]
Editor : Hari Puspita