Niat Melerai Berujung Petaka, Eh, Pemuda Sukasada Ini Dikeroyok Oknum Sekuriti di Pantai Penimbangan

Francelino Junior • Dipublikasikan Kamis, 23 April 2026 | 07:02 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (gambar digital gemini/ radar bali)
Ilustrasi pengeroyokan. (gambar digital gemini/ radar bali)

SINGARAJA, Radar Bali.id – Malam santai Ketut DM,25. di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, berakhir di kantor polisi.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Ogoh-ogoh di Temukus Berakhir Damai lewat Restorative Justice

Pemuda asal Sukasada ini menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sejumlah oknum petugas keamanan pada Selasa (21/4/2026) dini hari, yang videonya sempat viral dan memicu keresahan warga.

Baca Juga: Buntut Kasus Pengeroyokan saat Malam Pengerupukan di Buleleng, Seorang Pria Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Insiden bermula saat korban bersama rekan-rekannya sedang menikmati minuman keras jenis arak. Keributan pecah ketika rekan korban naik ke panggung untuk bernyanyi.

Niat hati ingin melerai cekcok, Ketut justru diseret keluar oleh dua petugas keamanan. Di depan pintu keluar, pengeroyokan massal terjadi.

“Korban mengaku didatangi sekitar delapan orang yang memukulnya secara bergantian. Luka-lukanya cukup parah di bagian wajah, mata kiri, dahi, hingga punggung,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Rabu (22/4/2026).

Polisi kini tengah mendalami laporan bernomor LP/B/101/IV/2026/SPKT tersebut dan memburu para pelaku. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing melakukan aksi main hakim sendiri.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
cekcok pengeroyokan perkelahian sukasada