Badah! Cuma Gegara  Muncul Singkatan “ML”, Guru di Jembrana Viral: Disdikpora Pastikan Hanya Salah Paham

Muhammad Basir • Dipublikasikan Kamis, 23 April 2026 | 09:10 WIB
Ilustrasi heboh karena pikiran jorok. (gambar digital gemini /radar bali)
Ilustrasi heboh karena pikiran jorok. (gambar digital gemini /radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Sebuah unggahan viral di media sosial mengenai dugaan pelecehan seksual oleh oknum guru terhadap siswi SMP di Mendoyo akhirnya menemui titik terang.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana memastikan bahwa kasus tersebut murni akibat salah tafsir singkatan.

Baca Juga: Kenken Ne? Polres Badung Beberkan Fakta Mengejutkan, Unsur Pornografi Dibilang Tidak Terbukti, tapi Menahan 20 WNA

Kepala Disdikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menjelaskan bahwa pesan singkat yang memicu kegaduhan tersebut berisi ajakan "Ayo kita ML". Namun, konteks sebenarnya jauh dari kesan mesum.

Baca Juga: Pornografi Marak di Kalangan Anak Muda, Buleleng Bentuk Gugus Tugas Pornografi, Ini Targetnya

Fakta di Balik Layar:

"Anak-anak sebenarnya bingung kenapa masalah ini jadi ramai, karena bagi mereka bermain gim bersama guru adalah hal biasa," ungkap Anom Saputra setelah mengklarifikasi pihak sekolah dan orang tua.

Meski begitu, Polres Jembrana tetap melakukan pendalaman kasus untuk memastikan tidak ada unsur pidana.

Baca Juga: Dituntut Delapan Tahun, Terdakwa Penyebar Pornografi di Jembrana Divonis Tujuh Tahun Penjara

Di sisi lain, UPTD PPA Jembrana juga telah menyiapkan pendampingan psikologis jika sang siswi merasa tertekan akibat kegaduhan yang terlanjur viral tersebut.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
pikiran kotor Mobil Legend (ML) salah tafsir disdikpora jembrana viral