NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Upaya pencarian intensif terhadap Nyoman Rame,49, petani asal Desa Bunga Mekar yang hilang terseret ombak di Pantai Kelingking, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah dua hari pencarian di tengah cuaca ekstrem, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (25/4/2026) malam.
Kronologi Penemuan Korban
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 19.15 Wita, mengapung di perairan yang berjarak kurang lebih 803,62 meter dari lokasi awal kejadian. Penemuan ini bermula dari laporan warga yang melihat objek mencurigakan di permukaan laut menjelang petang.
"Menindaklanjuti laporan warga tersebut, RIB 05 Denpasar segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan evakuasi," ujar Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara.
Kendala Cuaca Ekstrem
Operasi SAR gabungan yang dimulai sejak pukul 06.00 Wita tersebut sejatinya berlangsung dramatis. Tim menghadapi berbagai rintangan berat di lapangan, di antaranya:
- Gelombang Tinggi: Kondisi ombak pecah yang menyulitkan pergerakan kapal.
- Akses Sulit: Medan di sekitar Pantai Kelingking yang terjal.
- Cuaca Anomali: Perubahan arah dan kecepatan angin yang ekstrem di sepanjang garis pantai.
Sempat nihil pada penyisiran tahap pertama dan kedua, tim baru berhasil mengevakuasi korban setelah mendapat informasi krusial dari masyarakat pada pukul 17.50 Wita.
Identifikasi dan Proses Lanjut
Setelah berhasil dibawa ke darat, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans Gema Santi menuju RSUD Gema Santi untuk proses identifikasi.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga telah memastikan identitas jenazah tersebut adalah Nyoman Rame.
"Saat ini jenazah masih berada di ruang jenazah RSUD Gema Santi menunggu hasil visum resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian serta melengkapi administrasi sebelum diserahkan kepada keluarga," tutup Kompol Kesuma Jaya.[*]
Editor : Hari Puspita