DENPASAR, Radar Bali.id – Suasana haru dan penuh doa menyelimuti Terminal Ubung, Denpasar, pada Jumat (8/5/2026).
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi melepas rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 H/2026 yang akan segera bertolak menuju tanah suci.
Baca Juga: 90 Jemaah Haji Jembrana Siap Berangkat 8 Mei, Satu Calon Terganjal Syarat Vaksin Covid-19
Dalam arahannya, Kadek Agus menekankan pentingnya menjaga stamina fisik dan kekompakan selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
Mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang menguras energi, jemaah diingatkan untuk waspada terhadap perbedaan cuaca yang ekstrem.
"Ibadah haji adalah ibadah fisik. Saya berpesan agar Bapak dan Ibu senantiasa menjaga kesehatan, apalagi cuaca di sana jauh lebih panas dibandingkan Denpasar. Tetaplah kompak dan kedepankan semangat menyame braye (persaudaraan), saling menjaga, dan saling mengingatkan antarsesama jemaah," ujar Kadek Agus di hadapan rombongan.
Beliau juga berharap agar seluruh tahapan ibadah yang berlangsung hampir satu bulan tersebut dapat diikuti dengan sempurna hingga kembali ke tanah air sebagai Haji Mabrur.
Profil Jemaah: Dari Remaja hingga Lansia
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Denpasar, Anwar Hidayat, memaparkan bahwa total jemaah yang berangkat tahun ini berjumlah 261 orang. Formasi jemaah terdiri dari 120 laki-laki dan 138 perempuan.
Secara statistik, jemaah tahun ini didominasi oleh usia matang (40-61 tahun) sebanyak 171 orang. Namun, yang menarik perhatian adalah keberangkatan jemaah termuda yang baru menginjak usia 13 tahun, sementara jemaah tertua tercatat berusia 83 tahun. Sebanyak 53 jemaah masuk dalam kategori lansia di atas 60 tahun.
"Jemaah asal Denpasar ini tergabung dalam kuota haji Provinsi Bali yang totalnya mencapai 698 orang. Sejak awal, kami telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari Imigrasi hingga Dinas Kesehatan, untuk memastikan segala persiapan teknis dan layanan kesehatan berjalan lancar," jelas Anwar Hidayat.
Acara pelepasan diakhiri dengan lambaian tangan dari sanak keluarga yang memenuhi area terminal. Isak tangis bahagia mewarnai keberangkatan bus menuju embarkasi Surabaya sebelum nantinya terbang menuju Arab Saudi. [*]
Editor : Hari Puspita