SINGARAJA, Radar Bali.id – Jalur tengkorak Singaraja-Denpasar kembali memakan korban jiwa. Seorang mahasiswa bernama Komang Denis Wiratmaja,18, asal Desa Anturan, mengembuskan napas terakhir setelah terlibat kecelakaan maut di wilayah Desa Padangbulia, Sukasada, pada Rabu (13/5/2026) pagi.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.15 Wita ini melibatkan sepeda motor Yamaha NMax (DK 4127 SK) milik korban dengan sebuah truk (DK 8506 PO) yang dikemudikan oleh Doni Alfin Runesi,30.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban melaju dari arah Utara menuju Selatan. Setibanya di sebelah selatan Jembatan Bangkiang Sidem, korban mencoba mendahului kendaraan lain. Nahas, kondisi jalan yang menanjak dan menikung membuat motor korban oleng saat mengambil haluan ke kanan.
"Saat korban terjatuh dan oleng ke jalur lawan, secara bersamaan muncul truk dari arah berlawanan (Selatan menuju Utara). Benturan keras pun tak terhindarkan," jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kamis (14/5/2026).
Luka Berat di Tulang Rusuk
Akibat tabrakan frontal tersebut, korban langsung tidak sadarkan diri di lokasi kejadian dengan kondisi motor ringsek di kolong depan truk. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami:
- Patah tulang rusuk bagian kiri.
- Luka dalam serius yang menyebabkan kehilangan kesadaran.
Meski sempat dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan darurat, nyawa mahasiswa malang tersebut tidak tertolong. Pihak kepolisian menyatakan bahwa kecelakaan ini murni akibat kurang hati-hatinya pengendara motor saat menyalip di medan jalan yang berisiko tinggi.[*]
Editor : Hari Puspita