AMLAPURA, RadarBali.id – Suasana tenang pelayaran malam KMP Parama Kalyani rute Padangbai menuju Lembar mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Sabtu (16/5/2026) malam.
Seorang penumpang wanita, Yuliana, dilaporkan mengalami pecah ketuban saat kapal baru saja membelah ombak Selat Lombok.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Selat Lombok, Nelayan Karangasem Gantung Jaring, Ikan Langka, Harga Melambung
Pecah Ketuban di Tengah Laut
Insiden dramatis ini bermula sekitar 40 menit setelah kapal angkut tersebut lepas sandar dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem.
Baca Juga: Curi Motor di Kuta Selatan, Dua Maling Asal Lombok Dibekuk di Dentim
Yuliana, wanita asal Lombok Tengah yang tengah hamil besar, tiba-tiba mengerang kesakitan di dek penumpang.
Setelah diperiksa, ternyata ketuban sang ibu sudah pecah dan ia siap untuk melahirkan.
Koordinator Lapangan (Korlap) KMP Parama Kalyani, Agus Supriadi, mengonfirmasi situasi darurat tersebut. "Kapal baru berlayar sekitar 40 menit saat laporan masuk bahwa ada ibu hamil yang mengalami pecah ketuban," ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Keputusan Cepat Sang Nakhoda
Menghadapi situasi hidup dan mati di tengah laut, nakhoda kapal bertindak cepat. Demi keselamatan ibu dan calon bayi, diputuskan bahwa melanjutkan perjalanan ke Lembar terlalu berisiko. Nakhoda akhirnya memilih melakukan manuver return to base atau putar balik menuju dermaga asal.
"Dengan pertimbangan keselamatan, kapal langsung balik arah ke Padangbai. Begitu sandar, tim medis sudah bersiap dan ibu tersebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans," tambah Agus. Setelah proses evakuasi selesai, KMP Parama Kalyani kembali melanjutkan pelayarannya menuju Pelabuhan Lembar.
Kelahiran Selamat di Puskesmas
Meski ketuban pecah di tengah laut, Yuliana tidak sampai melahirkan di atas kapal. Berkat kecepatan proses evakuasi, ia berhasil mencapai Puskesmas Manggis tepat waktu.
Tak lama setelah tiba di fasilitas kesehatan, tangisan bayi perempuan pecah menghiasi ruangan persalinan. "Jadi lahirnya bukan di kapal, tapi di puskesmas. Bayi perempuan lahir dalam kondisi selamat dan sehat," jelas Supriadi lega.
Viral di Media Sosial
Momen dramatis saat para kru dan penumpang lain bahu-membahu membantu proses evakuasi Yuliana di dermaga sempat terekam kamera ponsel warga. Video singkat tersebut kini viral di media sosial dan mendapat beragam apresiasi dari netizen yang memuji kesigapan kru kapal dalam memprioritaskan nyawa penumpang. [*]
Editor : Hari Puspita