Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Drama Kapal Penumpang di Selat Lombok: KMP Parama Kalyani Putar Balik Demi Nyawa Ibu dan Bayi

Zulfika Rahman • Minggu, 17 Mei 2026 | 18:25 WIB
DIEVAKUASI: Penumpang KMP Parama Kalyani saat hendak dievakuasi dari kapal di Pelabuhan Padangbai karena mengalami pecah ketuban. (ist)
DIEVAKUASI: Penumpang KMP Parama Kalyani saat hendak dievakuasi dari kapal di Pelabuhan Padangbai karena mengalami pecah ketuban. (ist)

AMLAPURA, RadarBali.id – Suasana tenang pelayaran malam KMP Parama Kalyani rute Padangbai menuju Lembar mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Sabtu (16/5/2026) malam.

Seorang penumpang wanita, Yuliana, dilaporkan mengalami pecah ketuban saat kapal baru saja membelah ombak Selat Lombok.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Selat Lombok, Nelayan Karangasem Gantung Jaring, Ikan Langka, Harga Melambung

Pecah Ketuban di Tengah Laut

Insiden dramatis ini bermula sekitar 40 menit setelah kapal angkut tersebut lepas sandar dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

Baca Juga: Curi Motor di Kuta Selatan, Dua Maling Asal Lombok Dibekuk di Dentim

 Yuliana, wanita asal Lombok Tengah yang tengah hamil besar, tiba-tiba mengerang kesakitan di dek penumpang.

Setelah diperiksa, ternyata ketuban sang ibu sudah pecah dan ia siap untuk melahirkan.

Koordinator Lapangan (Korlap) KMP Parama Kalyani, Agus Supriadi, mengonfirmasi situasi darurat tersebut. "Kapal baru berlayar sekitar 40 menit saat laporan masuk bahwa ada ibu hamil yang mengalami pecah ketuban," ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).

Keputusan Cepat Sang Nakhoda

Menghadapi situasi hidup dan mati di tengah laut, nakhoda kapal bertindak cepat. Demi keselamatan ibu dan calon bayi, diputuskan bahwa melanjutkan perjalanan ke Lembar terlalu berisiko. Nakhoda akhirnya memilih melakukan manuver return to base atau putar balik menuju dermaga asal.

"Dengan pertimbangan keselamatan, kapal langsung balik arah ke Padangbai. Begitu sandar, tim medis sudah bersiap dan ibu tersebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans," tambah Agus. Setelah proses evakuasi selesai, KMP Parama Kalyani kembali melanjutkan pelayarannya menuju Pelabuhan Lembar.

Kelahiran Selamat di Puskesmas

Meski ketuban pecah di tengah laut, Yuliana tidak sampai melahirkan di atas kapal. Berkat kecepatan proses evakuasi, ia berhasil mencapai Puskesmas Manggis tepat waktu.

Tak lama setelah tiba di fasilitas kesehatan, tangisan bayi perempuan pecah menghiasi ruangan persalinan. "Jadi lahirnya bukan di kapal, tapi di puskesmas. Bayi perempuan lahir dalam kondisi selamat dan sehat," jelas Supriadi lega.

Viral di Media Sosial

Momen dramatis saat para kru dan penumpang lain bahu-membahu membantu proses evakuasi Yuliana di dermaga sempat terekam kamera ponsel warga. Video singkat tersebut kini viral di media sosial dan mendapat beragam apresiasi dari netizen yang memuji kesigapan kru kapal dalam memprioritaskan nyawa penumpang. [*]

Editor : Hari Puspita
#melahirkan #penyeberangan #Selat Lombok #padangbai