AMLAPURA, Radar Bali.id – Keceriaan akhir pekan di Pantai Pasir Putih, Desa Bugbug, berubah menjadi duka mendalam pada Minggu (17/5/2026) sore.
Seorang remaja asal Desa Bebandem, I Gede Dwi PS,16, mengembuskan napas terakhir setelah tergulung ombak saat sedang berenang bersama rekan-rekannya.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika siswa SMK Negeri 1 Bebandem tersebut datang ke pantai bersama belasan temannya. Namun, saat sedang asyik berenang, korban tiba-tiba berteriak meminta tolong.
"Informasinya begitu, sempat berteriak minta tolong. Teman-temannya sempat berusaha membantu, tapi karena arus sangat deras, korban terseret ke tengah," ungkap Perbekel Desa Bugbug, I Gede Diatmaja, Senin (18/5/2026).
Upaya pencarian segera dilakukan oleh nelayan setempat menggunakan jukung. Jasad Dwi akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam dan langsung dilarikan ke RSUD Karangasem. Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong.
Kepergian Dwi meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga Dusun Kanginan. Di mata warga, almarhum dikenal sebagai sosok remaja yang aktif dan gemar bermain bola. "Anaknya sangat baik dan aktif bergaul," kenang Kepala Dusun Kanginan. Atas kejadian ini, warga diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berenang di kawasan pantai yang memiliki arus kuat.[*]
Editor : Hari Puspita