Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Dikira Dicuri, Puluhan Tukik Konservasi  di Nusa Penida Ternyata "Nyemplung" ke Septic Tank

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 20 Mei 2026 | 06:50 WIB
TAK BOLEH LENGAH : Konservasi Penyu Pantai Bias Muntig, Desa Ped,Nusa Penida. (foto: Polsek Nusa Penida)
TAK BOLEH LENGAH : Konservasi Penyu Pantai Bias Muntig, Desa Ped,Nusa Penida. (foto: Polsek Nusa Penida)

NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Misteri hilangnya puluhan anak penyu alias tukik  di kawasan Konservasi Pantai Bias Muntig, Desa Ped, akhirnya terpecahkan.

Sempat diduga digondol maling, sebanyak 84 ekor tukik ternyata ditemukan selamat di dalam saluran pembuangan limbah (septic tank).

Baca Juga: Pokmaswas Gili Bhuana Lembongan Lepasliarkan Ratusan Tukik, Ini Targetnya

Peristiwa unik ini bermula saat pengelola konservasi, I Made Marna, panik mendapati jumlah tukik yang semula 102 ekor menyusut drastis menjadi hanya 18 ekor pada Minggu (17/5/2026) pagi.

Merasa ada yang tidak beres, ia pun melapor ke Polsek Nusa Penida.

Baca Juga: Harmoni Manusia dan Alam: Perayaan Tumpek Kandang di Serangan Ditandai Pelepasan Ratusan Tukik

Namun, titik terang muncul saat Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida melakukan olah TKP. Petugas menemukan keran air kolam masih menyala.

Diduga, luapan air menyeret tukik-tukik malang tersebut masuk ke pipa pembuangan.

“Setelah saluran dibongkar, 84 ekor tukik ditemukan utuh dan selamat di dalam septic tank. Kejadian ini murni akibat kelalaian atau human error,” ungkap Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Selasa (19/5/2026). Kini, puluhan tukik tersebut telah dikembalikan ke kolam penampungan. [*]

Editor : Hari Puspita
#tukik #nusa penida #septic tank #pelestarian penyu #konservasi