NEGARA, Radar Bali.id – Kawasan Pelabuhan Gilimanuk berduka. Seorang pedagang asongan bernama Yanti, 33, tewas mengenaskan setelah terjepit truk tronton boks.
Baca Juga: 300 Ton Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Berhasil Diangkat dari Kedalaman 56 Meter
Petaka terjadi saat Yanti yang nahas itu sedang mencari nafkah di atas KMP Tunu Pratama Jaya 5888, berlangsung Kamis (21/5/2026) dini hari.
Baca Juga: Lagi, Mayat Tak Utuh Ditemukan di Pantai Gilimanuk, Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.20 Wita saat suasana pelabuhan sedang sibuk-sibuknya melakukan pemuatan kendaraan.
Korban yang merupakan warga Lingkungan Penginuman ini diduga terjepit di antara lambung kapal oleh truk tronton boks bernopol W 8653 UV yang tengah bermanuver mengatur posisi parkir di dalam dek kapal.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan insiden maut tersebut. Berdasarkan keterangan saksi ABK, korban ditemukan sudah tergeletak di bagian belakang kanan kendaraan dalam kondisi tak berdaya.
Baca Juga: Hilang 98 Hari, Korban KMP Tunu Pratama Jaya Pulang ke Pasuruan
"Petugas gabungan langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Puskesmas II Melaya. Namun, karena luka berat yang diderita, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar AKP Gusti Kade Alit Murdiasa.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga pukul 05.15 Wita untuk proses pemakaman. Sementara itu, sopir truk boks maut tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Gilimanuk untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kronologi pasti kejadian.
Tragedi ini menjadi alarm keras bagi otoritas pelabuhan terkait standar keselamatan di area bongkar muat. Polisi mengimbau seluruh pekerja, termasuk pedagang asongan, untuk ekstra waspada saat berada di sekitar kendaraan besar yang sedang bermanuver di dalam kapal demi menghindari terulangnya tragedi serupa. [*]
Editor : Hari Puspita