Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sempat Menghilang Sehari, Warga Disabilitas di Nusa Penida Ditemukan Tewas di Dasar Sumur

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 25 Mei 2026 | 18:03 WIB
TRAGIS : Jenazah Wayan Lanang dievakuasi setelah ditemukan. (Basarnas Bali)
TRAGIS : Jenazah Wayan Lanang dievakuasi setelah ditemukan. (Basarnas Bali)

NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Warga Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung digegerkan dengan peristiwa tragis yang menimpa salah seorang warga setempat.

Wayan Lanang,36, seorang pria penyandang disabilitas, ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di dasar sebuah sumur sedalam 4 meter pada Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Jejak Maut di Hutan Mangrove Benoa: Temuan Dua Jenazah Pria Tewas Mengenaskan dengan Luka Bakar

Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, korban dilaporkan sempat menghilang dan tidak kembali ke rumahnya sejak Minggu (24/5/2026).

Pihak keluarga yang diselimuti rasa cemas bersama warga sekitar sempat melakukan upaya pencarian mandiri ke berbagai sudut desa sepanjang hari, namun tidak membuahkan hasil.

Titik terang baru muncul pada Senin pagi sekitar pukul 06.45 Wita. Bibi korban yang ikut melakukan pencarian di sekitar areal rumah, mendadak dikagetkan dengan temuan barang-barang pribadi milik korban yang tergeletak di dekat bibir sumur. Di sana, ditemukan sepasang sandal dan sebungkus rokok milik Wayan Lanang.

"Berdasarkan temuan barang-barang tersebut, warga langsung menduga kuat bahwa korban terjatuh ke dalam sumur," ungkap Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara, Senin kemarin.

Mendapati kecurigaan tersebut, warga bergotong-royong melakukan pengurasan air sumur secara darurat menggunakan pompa air elektrik. Begitu volume air menyusut, dugaan warga terbukti benar. Tubuh kaku korban terlihat telungkup di dasar sumur yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter tersebut.

Mengingat diameter sumur yang sempit dan keterbatasan alat evakuasi yang dimiliki warga, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk menghubungi pihak berwajib dan meminta bantuan Basarnas.

Menerima laporan darurat, Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida yang berkekuatan 4 personel langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada pukul 13.20 Wita.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita, petugas langsung mempersiapkan peralatan vertical rescue dan berkolaborasi bersama unsur SAR gabungan untuk mengangkat tubuh korban.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan membutuhkan kehati-hatian tinggi. "Sekitar pukul 14.40 Wita, korban akhirnya berhasil kita evakuasi dari dasar sumur dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah korban langsung kami serahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk proses upacara adat selanjutnya," jelas Cakra Negara. [*]

Editor : Hari Puspita
#musibah #nusa penida #evakuasi #orang hilang #basarnas bali