NEGARA, Radar Bali.id - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk. Kali ini, sebuah mobil pribadi hilang kendali dan menyeruduk dua unit sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan raya.
Yakni, jalan raya di Banjar Dangintukadaya, Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana, pada Minggu (31/5/2026 ) sore. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Tragedi di Jurang Penebel: Wayan Dedi Ditemukan Tewas di Semak Belukar Usai Kecelakaan Tunggal
Kasatlantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta menjelaskan, petaka tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 Wita. Kecelakaan bermula saat sebuah mobil bernomor polisi DK 1511 WN melaju dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk).
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil tiba-tiba oleng ke arah kiri.Mobil yang hilang kendali itu langsung menghantam dua sepeda motor yang sedang diparkir di bahu jalan.
Baca Juga: Tabrakan Karambol Empat Kendaraan, Pengendara Motor Menderita Patah Tulang
”Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengemudi mobil diduga kurang konsentrasi sehingga tidak dapat menguasai kendaraannya dengan baik,” terang AKP Sugianta, Senin (1/6/2026).
Diketahui, mobil tersebut dikemudikan oleh Dani Kurniawan, 34, warga Kelurahan Dauhwaru, Jembrana. Sementara, dua sepeda motor yang ringsek tertabrak adalah Honda Beat milik Ni Kadek Puspawati, 21, warga Dangintukadaya, serta Honda Vario milik I Kadek Surya Adiasa, 23, warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.
Kasatlantas menambahkan, kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian sebenarnya sangat mendukung; lurus, datar, beraspal baik, dilengkapi marka putus-putus, serta arus lalu lintas dalam kondisi sedang. Cuaca pada sore hari itu juga dilaporkan cerah.
”Tidak ada korban luka, baik dari pengemudi mobil maupun pemilik sepeda motor. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 7 juta,” tegasnya.
Kasus kecelakaan ini kini telah ditangani sepenuhnya oleh petugas Satlantas Polres Jembrana. Pihak kepolisian pun mengimbau para pengendara untuk tetap menjaga konsentrasi dan meningkatkan kehati-hatian, terutama saat melintas di jalur nasional Jembrana yang terkenal memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi. [*]
Editor : Hari Puspita