Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gagal Menanjak, Pikap Muat Kelapa Muda Mundur Sejauh 10 Meter Lalu Hantam Merajan Warga

Muhammad Basir • Senin, 8 Juni 2026 | 06:40 WIB
NAHAS SAAT MENANJAK : Pikap nyang terjun ke jurang nyaris hantam rumah warga. ( Foto Polsek Mendoyo)
NAHAS SAAT MENANJAK : Pikap nyang terjun ke jurang nyaris hantam rumah warga. ( Foto Polsek Mendoyo)

NEGARA, Radar Bali.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal diduga akibat out of control (OC) terjadi di wilayah hukum Polsek Mendoyo, Sabtu (6/6/2026) sore.

Baca Juga: Gegara As Roda Patah saat Menanjak, Truk Muatan Batu Mendadak Mundur dan Menggilas Pemotor, Meninggal di Rumah Sakit

 Sebuah pikap L300 bermuatan kelapa muda terperosok ke halaman rumah warga di Banjar Pangkung Lubang, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita di jalan pedesaan setempat.

 Saat kejadian, cuaca cerah dan kondisi jalan tanjakan beraspal baik, namun tidak dilengkapi marka jalan. Pikap L300 bernomor polisi P 9745 VA yang dikemudikan I Putu Suyasa, 32, bergerak dari arah selatan menuju utara dengan muatan kelapa muda.

Setibanya di lokasi tanjakan, kendaraan diduga tidak kuat menanjak sehingga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan. Akibatnya, truk tersebut mundur ke arah kiri dari posisi awal lalu terperosok ke halaman rumah warga dengan kedalaman sekitar 10 meter.

”Pikap tidak kuat menanjak, lalu mundur dan terjun ke bawah jalan yang dalam,” ungkapnya.

Kendaraan kemudian menimpa bangunan tempat suci berupa merajan kemulan dan taksu milik warga yang berada di bawah jalan. Pengemudi diketahui dalam kondisi sadar usai kejadian.

Sementara pemilik rumah, Ni Nengah Latri, 57, tidak berada di dalam rumah saat insiden terjadi. ”Dalam peristiwa ini tercatat satu orang mengalami luka ringan,” jelasnya.

Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah atau ringsek. Total kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 40 juta.

Pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi kejadian serta mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan bermuatan, agar lebih memperhatikan kondisi kendaraan dan kemampuan mesin saat melintasi jalur tanjakan untuk mencegah kejadian serupa. [*]

Editor : Hari Puspita
#Polsek Mendoyo Jembrana #lakalantas #musibah #out of control #pikap