Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh, Gegara Cekcok Rumah Tangga, Suami Nekat Tenggak Portas di Hadapan Anak Istri

Muhammad Basir • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:04 WIB
ilustrasi bunuh diri dengan menenggak portas. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi bunuh diri dengan menenggak portas. (gambar digital gemini/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Seorang pria berinisial EN ditemukan meninggal dunia diduga setelah menenggak cairan kimia jenis nitrat atau disebut portas di rumahnya, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem,  Jembrana pada Selasa, 9 Juni 2026 malam.

Baca Juga: Gunung Es Bunuh Diri di Bali,  Saat Luka Jiwa Lebih Perih dari Luka Raga, Bangun Kesehatan Mental, Sehat Raga, Waras Jiwa

Peristiwa tragis ini terjadi langsung di hadapan istri dan anak-anak korban.

Baca Juga: Aksi Heroik Warga Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pemuda di Jembatan Sangket, Polisi Lakukan Evakuasi Paksa

Kapolsek Kota Jembrana Ipda I Ngurah Made Agus Dwi Widiatmika Putra menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 20.00 Wita saat korban terlibat cekcok rumah tangga dengan istrinya, IWS. Usai pertengkaran, korban keluar rumah dalam kondisi emosi.

Sekira pukul 20.15 Wita, korban sempat mendatangi rumah orang tuanya di Jalan Jenderal Sudirman. Kepada saksi pertama, korban menyampaikan hendak mengambil tembaga untuk campuran emas. Namun, saksi tidak mengetahui bahwa cairan yang diambil korban adalah portas, bahan kimia keras yang digunakan dalam proses penyepuhan atau pemurnian emas.

Korban kemudian kembali ke rumah dengan membawa gelas plastik berisi cairan tersebut.

”Sesampainya di rumah, korban langsung meminum cairan diduga portas di depan istri dan anak-anaknya. Keluarga tidak sempat mencegah,” ujar Kapolsek Kota Jembrana.

Tak berselang lama, korban pingsan. Anak korban kemudian keluar rumah meminta pertolongan tetangga. Saksi kedua yang datang melihat korban sudah tidak sadarkan diri, lalu sekitar pukul 20.30 Wita korban dibawa ke RSU Bunda Jembrana untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.05 Wita. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban sudah meninggal saat dilakukan penanganan.

Dari hasil pendalaman kepolisian, motif sementara diduga korban nekat mengakhiri hidup dengan meminum cairan kimia akibat permasalahan rumah tangga yang kerap memicu cekcok dengan istrinya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#cekcok dengan istri #bunuh diri #jembrana #ulah pati #minum racun