DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Denpasar, meninggalkan sejumlah kerusakan, Jumat (12/6/2026). Pohon tumbang hingga atap bangunan rusak menjadi dampak yang terpantau dari peristiwa tersebut.
Personel Polsek Denpasar Barat bergerak cepat melakukan monitoring sejak pukul 04.30 Wita untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pascakejadian.
Dari hasil pemantauan di lapangan, salah satu dampak paling mencolok adalah tumbangnya pohon kamboja di area SD Negeri 2 Pemecutan, Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod. Selain itu, hujan deras dan hempasan angin juga merusak sejumlah fasilitas umum maupun bangunan usaha.
Kerusakan tercatat terjadi pada atap kanopi dan plang nama Planet Ban, atap SDN 2 Pemecutan, atap rumah kost di Jalan Imam Bonjol Gang Ramayana, neon box Klinik Be Health Medika, hingga atap kanopi Toko Kain Dewata.
Baca Juga: Ogoh-Ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh Naikkan "Gairah" Pawai PKB, Connie Bakrie Berharap Presiden Hadir
Tak hanya itu, petugas juga menerima laporan adanya gardu PLN yang sempat meledak diduga akibat gangguan cuaca ekstrem. Beruntung, dari hasil monitoring sementara tidak ditemukan adanya banjir, genangan air, maupun tanah longsor. Debit air di sejumlah sungai seperti Tukad Badung, Tukad Mati, dan Tukad Srogsogan juga masih dalam kondisi normal.
Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, monitoring dilakukan sebagai langkah cepat untuk memetakan dampak sekaligus memastikan situasi tetap aman. Personel langsung bergerak ke sejumlah titik terdampak usai hujan deras dan angin kencang.
Langkah ini untuk memastikan kondisi masyarakat aman serta mengantisipasi dampak susulan,” ujarnya, Junat (12/6).
Meski sejumlah kerusakan terjadi, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau warga agar tetap berhati-hati saat hujan lebat disertai angin kencang. Jika ada kondisi darurat, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” tutupnya.***
Editor : M.Ridwan