AMLAPURA, Radar Bali.id - Memasuki musim kemarau, ancaman bencana kebakaran di wilayah Kecamatan Kubu mulai meneror. Pada hari Selasa, 16 Juni 2026 siang, hektaran lahan kosong di Banjar Dinas Tigaron Kauh, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu terbakar hebat.
Hingga kini, belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab utama munculnya titik api tersebut.
Kondisi tersebut sempat membuat warga setempat panik bukan main. Pasalnya, kobaran api terus menjalar dengan cepat dan hampir mendekati pemukiman padat penduduk. Terlebih, lahan yang terbakar dipenuhi oleh semak dan ilalang kering yang sangat mudah tersulut api.
Baca Juga: Dua Bulan Kemarau di Karangasem, Sudah 106,8 Hektare Lahan Terbakar
”Saya mendapat laporan dari warga, kebakaran meluas karena lahan ditumbuhi rumput kering,” ujar Babinsa Desa Tianyar, Sertu I Kadek Marsi, 42, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem sebenarnya langsung diterjunkan ke lokasi. Sayang, armada petugas terhambat lantaran akses jalan menuju titik api sangat susah dilalui kendaraan roda empat.
”Karena petugas tidak bisa masuk dan warga juga khawatir karena api sudah mendekati permukiman, akhirnya warga berinisiatif gotong royong melakukan pemadaman secara mandiri,” tutur Marsi, 42, menceritakan situasi genting di lapangan.
Aksi heroik pun ditunjukkan oleh puluhan warga di sana. Tanpa bantuan pasokan air karena kendala medan yang ekstrem, warga nekat menjinakkan si jago merah dengan alat seadanya. Untuk memutus pergerakan api agar tidak semakin meluas, warga memukul-mukul titik api menggunakan dahan dan ranting pohon yang masih berisi dedaunan hijau.
”Sampai malam hari sekitar pukul 19.30 Wita pemadaman darurat itu terus dilakukan oleh warga. Astungkara berkat gotong royong dan kerja keras bersama, api akhirnya bisa dipadamkan,” sebut Sertu I Kadek Marsi.
Pihaknya pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Terlebih dalam situasi musim kemarau seperti sekarang, wilayah Kubu memang menjadi salah satu daerah yang sangat rawan dan rentan terjadi kebakaran lahan.
Kecamatan Kubu yang dikenal sebagai wilayah berkarakteristik kering di Karangasem ini memang selalu menjadi langganan kebakaran lahan setiap tahunnya.
Berkaca dari data tahun-tahun sebelumnya, peristiwa kebakaran lahan di Kubu bisa terjadi hingga puluhan kali dalam satu musim kemarau.
Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya mengimbau dengan sangat agar warga tidak melakukan aktivitas ceroboh yang bisa memicu kebakaran lahan.
Seperti sengaja membakar sampah tanpa pengawasan, hingga membuang puntung rokok yang masih menyala ke areal lahan kering. [*]
Editor : Hari Puspita