Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terapi Pasir Berujung Petaka, Wanita Nahas Asal Sukawati Ini Ditemukan Turis Dalam Kondisi Tewas di Pantai Masceti

Ida Bagus Indra Prasetia • Kamis, 25 Juni 2026 | 00:18 WIB
DIEVAKUASI PETUGAS : Korban Ni Nyoman Murtiningsih ditemukan tidak bernyawa usai terseret arus selama empat jam.(foto: istimewa)
DIEVAKUASI PETUGAS : Korban Ni Nyoman Murtiningsih ditemukan tidak bernyawa usai terseret arus selama empat jam.(foto: istimewa)

GIANYAR, Radar Bali.id – Tragedi memilukan menimpa Ni Nyoman Murtiningsih, 48, warga Banjar Palak, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Korban dilaporkan hilang terseret arus saat melakukan terapi kesehatan di Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh pada Rabu, 24 Juni 2026.

Baca Juga: Dari Tragedi Banjir Singaraja: Mahasiswa Nahas Hanyut Bersama Reruntuhan Rumah, Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang di perairan Pantai Pura Keramas atau sekitar 1,5 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

Baca Juga: Abrasi Ganas Hantam Pesisir Kusamba Hingga Rumah Warga Hanyut, Penanganan di Klungkung Terganjal Anggaran

Penemuan jenazah korban bermula ketika sejumlah warga negara asing (WNA) yang sedang asyik berselancar melihat sesosok tubuh mengambang di tengah laut.

 Melihat temuan mengerikan tersebut, para peselancar segera mendekat dan langsung menghubungi petugas SAR gabungan yang saat itu memang sedang menyisir laut untuk melakukan pencarian.

Sembari menunggu evakuasi, para peselancar asing ini dengan sigap membantu mempertahankan posisi korban menggunakan papan selancar mereka agar tidak kembali hanyut terbawa arus.

Setibanya di tepi pantai, salah satu warga asing sempat memberikan pertolongan pertama berupa pompa jantung dengan tangan. Namun takdir berkata lain, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kasat Polair Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa mengonfirmasi bahwa korban diduga kuat mulai terseret arus laut sekitar pukul 10.40 Wita. Jasadnya baru berhasil dievakuasi pada pukul 15.00 Wita di wilayah perairan Pantai Pura, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh.

”Setelah kami melaksanakan pencarian bersama tim gabungan, korban yang diperkirakan terbawa arus sejak pagi akhirnya ditemukan di seputaran Pantai Masceti bagian barat. Korban ditemukan oleh warga negara asing yang kebetulan sedang melakukan aktivitas surfing di lokasi tersebut,” ujarnya.

Usai dievakuasi ke darat, jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bali, korban awalnya datang ke Pantai Masceti bersama suaminya, I Made Sudiasta. Kedatangan mereka bertujuan agar korban bisa menjalani terapi pasir secara rutin, yang diyakini mampu membantu meringankan penyakit yang sedang dideritanya.

Menurut keterangan Sudiasta, mereka tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, istrinya langsung mengambil posisi duduk sembari mengubur kedua kakinya di dalam pasir pantai. Sudiasta kemudian pamit sebentar untuk membeli segelas teh di warung terdekat yang jaraknya tidak jauh dari tempat korban duduk.

Nahas, hanya dalam kurun waktu sekitar tiga hingga empat menit ditinggal, saat Sudiasta kembali ke tepi pantai, sang istri sudah tidak ada di tempatnya.

Sudiasta yang panik langsung melakukan pencarian di sekitar pantai. Ia sempat melihat sekilas bayangan yang diduga kuat merupakan istrinya sedang terombang-ambing di tengah ombak besar sebelum akhirnya hilang ditelan lautan.

Ia pun sempat berteriak meminta pertolongan kepada pemilik warung dan warga sekitar. Karena upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas terkait hingga akhirnya tim SAR diturunkan. [*]

Editor : Hari Puspita
#musibah #temuan jenazah #terseret arus #terapi #Sukawati Gianyar