Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mimih, Dewa Ratu! Lakalantas Tunggal, Pria Nahas Ini Ditemukan Tewas Dalam Posisi Telungkup di Tengah Sawa

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 25 Juni 2026 | 03:27 WIB
MENGENASKAN : Kondisi Anak Agung Gede Adi Wijaya bersama motornya di persawahan.(foto: Foto: Humas Polres Bangli)
MENGENASKAN : Kondisi Anak Agung Gede Adi Wijaya bersama motornya di persawahan.(foto: Foto: Humas Polres Bangli)

KINTAMANI, Radar Bali.id – Jalur jalan di wilayah Kecamatan Susut, Bangli kembali memakan korban jiwa. Seorang warga Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Adi Wijaya, 39, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Tragedi di Jurang Penebel: Wayan Dedi Ditemukan Tewas di Semak Belukar Usai Kecelakaan Tunggal

Jasad dan motornya di temukan warga  di areal persawahan milik I Wayan Sudarma di kawasan Subak Kikian, Desa Sulahan, Kecamatan Susut pada Selasa, 24 Juni 2026 sekitar pukul 06.30 Wita.

Baca Juga: Duh, Kecelakaan Tunggal, Turis Asal India Ini Tewas, Korban dan Suami Diduga Naik Motor Tak Pakai Helm

Saat pertama kali ditemukan oleh warga, korban berada dalam posisi telungkup di tengah lumpur sawah. Sementara sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi DK 5158 KC yang dikendarainya ditemukan tergeletak tepat di samping jenazah korban.

”Diduga kuat korban kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motornya karena kondisi jalan yang menikung tajam serta situasi sekitar yang gelap gulita di malam hari,” terang Kapolsek Susut, AKP I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh bidan dari Puskesmas Pembantu (Pustu) 3 Susut, petugas menemukan adanya bekas luka lecet pada bagian bahu sebelah kanan korban. Selain itu, pada bagian lubang hidung korban didapati sudah tertutup rapat karena kemasukan material lumpur sawah.

Saat dievakuasi, kondisi jenazah korban sudah mulai membiru, namun petugas memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah pria malang tersebut kemudian langsung dibawa ke RSU Bangli.

Penemuan jenazah ini berawal dari kecurigaan sejumlah anak-anak yang sedang melakukan aktivitas jalan-jalan pagi di sekitar Subak Kikian. Mereka dikejutkan dengan adanya bayangan orang dan motor di tengah sawah dengan posisi telungkup.

Mendengar informasi dari anak-anak tersebut, I Ketut Sukarja, 52, seorang warga Desa Sulahan, Kecamatan Susut, langsung bergegas mendatangi lokasi sawah yang dimaksud. Bak disambar petir, Sukarja melihat dengan jelas tubuh korban yang sudah terbujur kaku di areal sawah dalam posisi telungkup, yang diperkirakan akibat terjatuh saat mengendarai sepeda motor matik tersebut.

Sukarja kemudian dengan cepat memberitahu rekannya, I Nengah Darmayasa, untuk mengamankan lokasi. Atas temuan kasus kecelakaan tunggal ini, warga setempat langsung melaporkannya ke Mapolsek Susut guna mendapatkan penanganan hukum dan proses evakuasi lebih lanjut. [*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #musibah #Kintamani Bangli #temuan jenazah #kecelakaan