Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Teror Anjing Liar Ngamuk di Banyuasri, Buleleng, Tiga Anak Kecil Luka Parah

Francelino Junior • Senin, 29 Juni 2026 | 07:06 WIB
TEREKAM CCTV : Adegan anjing sesaat sebelum menyerang bocah. (ist)
TEREKAM CCTV : Adegan anjing sesaat sebelum menyerang bocah. (ist)

SINGARAJA, Radar Bali .id– Peristiwa mengerikan berupa gigitan anjing liar menimpa warga di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng pada hari Jumat, 26 Juni 2026 malam.

Baca Juga: Anjing Rabies Ngamuk di Tegal Badeng Timur, Korban Gigitan Bertambah Lima Orang, Petugas Gencarkan Vaksinasi Darurat

Seekor anjing liar secara membabi buta menyerang dan menggigit tiga anak kecil hingga mengakibatkan luka yang cukup parah.

Baca Juga: Di Mendoyo, Jembrana Anjing Liar Mengamuk, Serang Empat Orang Warga

Detik-detik aksi penyerangan anjing tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial Facebook. Dalam video yang beredar, tampak dua anak kecil sedang asyik bermain di sekitar rumahnya di kawasan Jalan Jalak Putih.

Tiba-tiba, seekor anjing liar datang dan langsung menyergap serta mengoyak kaki salah satu anak beberapa kali. 

Baca Juga: Duh, Distan Sebut Anjing yang Menggigit Warga Tihingan Positif Rabies

Beruntung, ada seorang pengendara sepeda motor yang melintas dan langsung mengusir anjing tersebut hingga kabur.

”Ada tiga korban gigitan anjing, semuanya anak-anak. Kejadiannya dalam waktu berdekatan di hari yang sama, namun lokasinya berbeda,” ungkap Lurah Banyuasri, Nyoman Merta Sweca saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali pada hari Minggu, 28 Juni 2026.

Aksi teror anjing ini menyasar tiga tempat. Korban pertama menimpa Achmad Yasin Alfiansyah, 6, warga Jalan Jalak Putih III. Saat itu korban sedang bermain di depan warung ubi bakar orang tuanya di Jalan A. Yani, sebelah barat Jembatan Banyuasri, sekitar pukul 20.00 Wita.

Usai menggigit korban pertama, anjing tersebut merangsek ke Jalan Jalak Putih dan menggigit korban kedua bernama Adam Malik Aljabbar, 7, yang tengah bermain di depan rumahnya.

Tak berhenti sampai di sana, sekitar pukul 21.00 Wita, anjing tersebut mendatangi Yuna Alfathunissa, 7, yang sedang bermain bersama temannya. Anjing itu langsung menggigit kakinya secara mendadak. Insiden pada korban ketiga inilah yang rekaman CCTV-nya menjadi viral di media sosial.

Pasca-kejadian, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kelurahan setempat sekitar pukul 22.00 Wita.

Ketiga anak tersebut kemudian dibawa secara mandiri oleh keluarga untuk mendapatkan suntikan vaksinasi di tempat berbeda. Rata-rata para korban mengalami luka robek di bagian kaki dan tangan.

Anjing penyerang tersebut diduga kuat merupakan anjing buangan dari luar Kelurahan Banyuasri atau dari kawasan Pasar Banyuasri. Pasalnya, lokasi pasar sering menjadi tempat warga membuang anjing peliharaan yang sudah tidak diinginkan lagi.

”Anjingnya sudah berhasil ditemukan keesokan harinya di wilayah Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng. Petugas langsung melakukan eliminasi demi menghindari jatuhnya korban baru,” lanjut Lurah Merta.

Menyikapi insiden berdarah ini, pihak Kelurahan Banyuasri langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan medis sekaligus menemui para korban pada hari Minggu, 28 Juni 2026 pagi.

Langkah ini diambil sebagai upaya penanggulangan dini serta penguatan bagi warga. Pihak kelurahan mengaku kecolongan, mengingat sebelum peristiwa ini terjadi, mereka baru saja menggencarkan program vaksinasi dan eliminasi anjing liar di wilayah tersebut. [*]

Editor : Hari Puspita
#anjing gigit orang #rekaman cctv #korban gigitan anjing #rabies #anjing liar